Selamat Datang Di ArenaTaruhanku.com - Agen Bola Terpercaya, SBOBET, IBCBET, Casino Online, Bola Tangkas, Singapore 4D-Toto ---- Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan menghubungi Customer Service kami, Terima Kasih

Pasaran Bola Liga Italia – Tanpa Ibra, Swedia Tetap Kuat

Pasaran Bola Liga Italia – Timnas Swedia sendiri memang tak lagi dibela oleh Zlatan Ibtahimovic. Meskipun demikian, mereka tetap dirasa membahayakan.

Hal tersebut dilontarkan oleh Gianluigi Buffon. Selama paruh kualifikasi, timnas Swedia meraih kemenangan enam kali, seri satu kali dan menelan kekalhan tiga kali. Mereka pun berakhir diklasemen dua pada papan klasemen Grup A dibawah timnas Prancis.Ibrahimovic telah resmi menggantungkan sepatu dari timnas Swedia pada Juni 2016 kemarin. Dia adalah pencetak gol terbanyak di timnas Swedia. Bermain sebanyak 116 kali bersama timnas Swedia, punggawa berumur 36 tahun tersebut membukukan 62 gol.Timnas Italia bakal melawan Swedia pada ajang playoff Piala Dunia 2018 ini. Pertandingan menghadapi Swedia kerap kali terasa sangat berbeda untuk sosok Gianluigi Buffon.Laga diantara Swedia menghadapi Italia pada hari sabtu tanggal 11 November yang digelar di Friends Arena. Pertandingan tersebut merupakan usaha terakhir timnas Italia untuk dapat lolos ke ajang Piala Dunia 2018.Hal tersebut digadang oleh Gianluigi Buffon selaku penjaga gawang timnas Italia bahwa tekanan datang sendiri. Dia telah pernahl berduel dengan Swedia dan kerapnya di laga ujicoba.

“Tidak biasa dengan pertandingan playoff sebab telah lama sekali semenjak kami menghadapi mereka dan wajar saja bahwa menghadapi timnas Swedia dalam dua laga ini menjadikan seluruhnya menjadi jauh lebih menarik, sebab itu menjadikan kami maupun mereka memperoleh tiket untuk ajang besar dimana menjadikan kami seluruhnya berharap bisa memilikinya.Timnas Italia mengikuti ajang Piala Dunia dengan teratur. Oleh sebab itulah, kami mesti mengeluarkan semua kemampuan kami dengan maksimal supaya kami dapat menjaga kans masuk ke ajang Piala Dunia 2018. Aku telah kerap melawan Swedia, aku pernah tampil di Swedia satu kali sebelum ajang Piala Dunia 1998, yang mana kami menelan kekalahan, kemudian juga beberapa kali melawan mereka dalam laga ujicoba di Italia. Laga terpenting yang aku lakoni kala menghadapi Swedia pastinya adalah pertandingan Piala Eropa tahun 2004 silam. Ini bukan sebuah kenangan yang tidak terlupakan bahkan jika kami tampil seri pada saat itu sebab pada akhirnya kami mengetahui bahwa ada kans kualifikasi dimana berjumlah terbatas,” ungap Buffon.

Ditilik dari keseluruhannya, timnas Italia masih unggul dalam head to head atas Swedia. Dalam 24 laga yang mereka lakoni, Italia meraih kemenangan sepuluh kali, imbang delapan kali dan menelan kekalahan enam kali atas Swedia. Terakhir kalinya Italia menelan kekalahan atas Sweda tercipta dalam laga tanggal 2 Juni 1998 silam dalam sebuah laga ujicoba.Selain itu, Liga satu Indonesia telah sampai pada minggu terakhir. Klub Bhayangkara FC masih menanti kepastian trofi kampiun mereka dan Semen Padang sendiri telah berusaha lepas dari zona merah. Minggu ke 34 bakal digelar dengan pertandingan Persiba Balikpapan melawan Mitra Kukar pada malam jumat semalam. PErtandingan ini tidak menentukan hasil apapun sebab Persiba telah diyakini tersingkir ke Liga dua dan skuat yang dikenal dengan Naga Mekes bakal tetap berada diklasemen tengah.Pertandingan penting di minggu terakhir baru disajikan pada minggu besok tanggal 12 November. Bhayangkara FC bakal melawan PErsija Jakarta pada jam 18:30 WIB di stadium Patriot Candrabhaga. Walaupun telah ada diklasemen atas dan poin yang diraupnya tak bakal dapat dikejar oleh Bali United sebagai rival paling dekatnya, namun Bhayangkara mesti tetap meraih kemenangan.Tiga poin yang diraihnya nantinya bakal menjaga atas sebuah hal yang tak diharapkan andai Mitra Kukar melakukan aju banding berhubungan dengan kekalahan mereka melawan Bhayangkara dimana diputuskan oleh Komisi Disiplin PSSI beberapa waktu lalu. Sedangkan disisi lainnya, Liga satu Indonesia hanya tinggal mencari satu tim lagi yang bakal tersingkir ke Liga dua mengikuti Persegres Gresik United dan Persiba.Adapun persaingan tersebut untuk bertahan pada ajang tertinggi bakal melibatkan klub Perseru Serui dan Semen Padang. Perseru dimana berada satu posisi diatas zona merah dengan membukukan 34 angka bakal bertandang ke kubu Persib Bandung. Sedangkan disisi lainnya, Semen Padang berada diklasemen 16 dengan membukukan 32 angka. Kabau Sirah bakal menyambut PS TNI untuk bertahan di Liga satu.

Adapun jadwal minggu terakhir ajang Liga 1 Indonesia oleh Website Pasaran Bola Liga Italia, antara lain:
A. Hari jumat, tanggal 10 November 2017
– Persiba Balikpapan melawan Mitra Kukar yang dilangsungkan pukul 18.30 WIB
B. Hari sabtu, tanggal 11 November 2017
– Barito Putera melawan Persela Lamongan yang dilangsungkan pukul 15.00 WIB
– Pusamania Borneo FC melawan Arema yang dilangsungkan pukul 18.30 WIB
C. Hari minggu, tanggal 12 November 2017
– Persipura Jayapura melawan Sriwijaya FC yang dilangsungkan pukul 13.30 WIB
– Persib Bandung melawan Perseru Serui yang dilangsungkan pukul 15.00 WIB
– Semen Padang melawan PS TNI yang dilangsungkan pukul 15.00 WIB
– Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta yang dilangsungkan pukul 18.30 WIB
– PSM Makassar melawan Madura United yang dilangsungkan pukul 18.30 WIB
– Bali United melawan Persegres Gresik United yang dilangsungkan pukul 18.30 WIB

Disamping itu, paruh delapan besar Liga dua di Grup Y dalam beberapa hari ini telah dapat digelar. Venue pun dipindahkan dari kota Cikarang ke kota Bandung. PT. Liga Indonesia Baru sudah memberikan keputusan bahwa pertandingan Liga dua di Grup Y bakal digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung. Hal tersebut diberitakan melalui surat resmi yang dikeluarkan PT. Liga Indonesia Baru dalam surat bernomor 437/LIB/XI/2017.Dengan adanya perpindahan tempat maka PT. Liga Indonesia Baru juga membuat perubahan pada jadwal laga. Awal mulanya, Grup Y bakal berlaga pada hari ini tanggal 10 November namun dibatalkan usai tidak memperoleh izin karena alasan keamanan. Salah satu penyebabnya adalah sikap salah satu fans mencopot kursi stadium Wibawa Mukti setelah pertandingan final Liga satu U-19 yang dimenangkan oleh Persipura Jayapura kala menghadapi Persib Bandung dengan skor 1-0.Pertandingan perdana Grup Y bakal menjumpakan PSIS Semarang dengan Persebaya Surabaya dimana dipastikan dilangsungkan pada tanggal 15 November jam 15:00 WIB. Usai pertandingan itu, PSPS Riau bakal menghadapi PS Mojokerto Putra pada tanggal yang sama, yakni 15 November.

Adapun jadwal paruh delapan besar Liga dua oleh Situs Pasaran Bola Liga Italia, antara lain:
A. Pada tanggal 15 November 2017
– PSIS Semarang melawan Persebaya Surabaya yang dilangsungkan pada pukul 15.00 WIB di Stadion GBLA
– PSPS Riau melawan PS Mojokerto Putra yang dilangsungkan pada pukul 18.30 WIB di Stadion GBLA
B. Pada tanggal 18 November 2017
– Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang yang dilangsungkan pada pukul 15.00 WIB di Stadion GBLA
– PS Mojokerto Putra melawan PSIS Semarang yang dilangsungkan pada pukul 18.30 WIB di Stadion GBLA
C.Pada tanggal 21 November 2017
– PS Mojokerto Putra melawan Persebaya Surabaya yang dilangsungkan pada pukul 15.00 WIB di Stadion GBLA
– PSIS Semarang melawan PSPS Riau yang dilangsungkan pada pukul 15.00 WIB di Stadion Si Jalak Harupat

Demikian berita dari Taruhan Bola Liga Italia. (yn)

  • Maman says:

    Dari dulu tanpa Ibrahimovic, Swedia juga berbahaya kok


  • Leave a Comment

    US Business Email List