Selamat Datang Di ArenaTaruhanku.com - Agen Bola Terpercaya, SBOBET, IBCBET, Casino Online, Bola Tangkas, Singapore 4D-Toto ---- Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan menghubungi Customer Service kami, Terima Kasih

Arena Judi Terbaik – Spalletti Gantikan Garcia

Arena Judi TerbaikArena Judi Terbaik – Usai sejumlah hasil yang kurang memuaskan, Rudi Garcia pun dipecat dan posisinya digantikan oleh Luciano Spalletti.

Tidak perlu waktu yang panjang bagi sosok Luciano Spalletti dalam menerima kembali tawaran kerja untuk menangani AS Roma. Karena itulah, Roma memang kerap berada dalam hati yang paling dalam Spalletti. Spalletti sendiri telah resmi diangkat menjadi manajer Roma untuk menggantikan sosok Rudi Garcia yang diberhentikan dari pekerjaannya usai sejumlah hasil jelek yang diperoleh Roma. Tidak digadang berapa lama kontrak yang diberikan oleh Roma kepada Spalletti. Ini adalah masa kedua bagi Spalletti dalam menangani Roma, usai yang perdana kali ditahun2005 sampai tahun 2009. Dalam lima tahun menangani Roma kala itu, Spalletti telah memberikan dua gelar Coppa Italia dan sebuah gelar Piala Super Italia. Tak hanya itu saja, Spalletti juga sanggup merubah Roma menjadi salah satu klub dengan gaya permainan yang menghibur ditambah kerap sering kali lolos ke ajang Liga Champions. Oleh sebab itulah, tak rumit bagi Spalletti dalam menerima kembali tawaran untuk menangani klub sebab Roma memiliki posisi yang istimewa dalam hati nuraninya.

“Aku tak pernah dapat melupakan sedikitpun masa aku berada di Roma dan klub ini akan kerap ada dalamhatiku yang paling dalam. Aku begitu antusias sebab aku mengetahui apa makna dari kota itu sendiri, klub Roma dan juga bagaimana skuat ini. Sungguh menggembirakan bisa bekerja sama dengan orang hebat layaknya saat ini. Apakah aku merasa bahwa aku akan balik ke sini? Aku kerap menyaksikan ada sejumlah hal dalam dunia sepakbola bahwa tak mungkin lagi bisa kembali ke masa yang silam. Aku kerap berkeinginan hal itu dapat terjadi sebab Roma merupakan klub yang begitu luar biasa bagiku. Pesanku masa tetap sama layaknya kala perdana kali hadir kesini. AKu datang paling pertama ke pusat pelatihan, aku pulang paling akhir dari sana dan aku bakal berusaha setiap hari untuk menolong skuat ini dan juga klub ini,” ungkap Spalletti di Situs Arena Judi Terbaik.

Selain itu, sosok Spalletti juga mengetahui benar bahwa tugasnya tak mudah disini. Apalagi ia dituntut untuk dapat mengantarkan Roma berdiri kembali pada babak kedua musim ini. Akan tetapi, manajer botak tersebut percaya bahwa ia bisa membawa Roma melaju ke arah juara. Sejujurnya Roma masih menjadi unggulan meraih gelar pada musim ini selain Napoli dan juga Juventus. Kualitas yang dimiliki tim Roma sendiri merupakan salah satu alasan mengapa Roma masih dapat diunggulkan untuk menjadi juara pada akhir musim ini. Selain itu, Rudi Garcia juga telah masuk pada musim ketiga membesut Roma sendiri dan dipercaya telah memperoleh komposisi skuat terbaiknya lagi. Akan tetapi, kenyataan yang ada sekarang ini sangat berbeda dengan keinginan yang diharapkan.

Akhir-akhir ini Roma begitu rumit untuk meraih kemenangan dan bahkan banyak menelan hasil kurang oke termasuk digusur skuat dari divisi kedua di ajang Coppa Italia. Oleh sebab itulah, GArcia pun dipecat dari jabatannya bersama kedua orang yang menjadi stafnya pada luasa kemarin. Sekarang ini, Roma berada pada peringkat kelima pada papan klasemen sementara dengan membukukan 34 angka, berjarak lima poin atas Inter Milan dan juga Juventus yang berada pada posisi tiga besar klasemen. Dengan demikian, maka diangkatlah Spalletti, sosok yang pernah menangani Roma pada tahun 2005 silam. Adapun harapan dari pihak manajemen klub ialah Spalletti mampu membawa Roma bangkit pada sisa musim kali ini. Walaupun kinerjanya tak bakal gampang, namun Agen Arena Judi Terbaik melihat bahwa Spalletti cukup yakin dapat menjalankan tugasnya dengan lancar. Yang paling perlu dilakukannya ialah mereparasi mental dari semua para pemain Roma.

“Kami mesti melakoni keadaan yang kami lakoni sekarang ini dan kami mesti dapat memperoleh respek dari para fans Roma sendiri. Aku begitu banyak mendengar omongan dari sejumlah orang sekarang ini. Kami mesti bisa melakoni tugas tersebut dengan rasa konsentrasi dan tidak main-main. Kami mesti bersikap profesional dan memastikan diri bahwa lewat kerja keras yang kami lakukan, kami dapat melahirkan kans yang baik ke depannya. Walaupun hal itu tak bergantung hanya kepada kami saja. Kalakita tertinggal beberapa angka sebagaimana keadaan kami sekarang ini, ini juga bergantung kepada lawan kami. Walaupun begitu, kami mesti dapat bermain lebih maksimal. Rumit bagi kami dalam merubah sejumlah hal dalam dunia sepakbola dalam sekejab saja. Aku merasa bahwa masalahnya lebih kepada mental para pemain. Semoga saja dnegan sebuah langkah yang pas dan berbicara secara langsung dengan para punggawa, kami dapat memperoleh semngat dan karakter skuat ini. Ini bakal menjadi hal yang terpenting dibandingkan gaya formasi atau catatan statistik apapun juga,” lanjutnya.

Perjalanan Garcia sendiri dengan Roma sudah usai. Pria berkebangsaan Prancis tersebut pun mengatakan abhwa perjalanannya bersama Roma sebagai sebuah petualangan yang begitu dasyat dimana usai begitu cepat. GArcia dipecat dari jabatannya sebagai manajer Roma pada rabu kemarin. Ia dipecat usai sejumlah hasil yang tidak memuaskan dimana di peroleh oleh Roma. Roma sendiri cuma meraih kemenangan satu kali dalam sepuluh laga terakhrinya di seluruh kancah. Terakhir kalinya, Daniele De Rossi dan rekan satu timnya cuma mampu bermain seri 1-1 kala melawan AC Milan. Oleh karena hasil seri itulah, Roma pun berada pada posisi lima klasemen ajang  Serie A dengan membukukan34 angka. Mereka berjarak tujuh poin dibelakang klub yang menduduki pucuk klasemen sementara yakni Napoli.

Melalui akun twitternya, sosok Garcia pun lalu memberikan ucapan terima kasih kepada para punggaa dan staf As Roma. Ia juga mengakui bahwa ia tak bakal melupakan para pendukung klub dari ibukota Italia tersebut. Posisi GArccia sendiri lalu digantikan oleh Spalletti. Spalletti pernah menangani Roma dari tahun 2005 lalu sampai tahun 2009 sebelum akhirnya ia hengkang ke Rusia untuk menangani Zenit St Petersburg.

“Aku mau memberikan doa yang terbaik untuk para staf, para punggawa Roma dan seluruh orang yang bekerja di dalam klub. Aku pergi dari Roma dengan meninggalkan sejumlah kenangan yang fantastis dari masa kebersamaan kita. Dari segi pandang aku sendiri, ini merupakan petualangan yang luar biasa dimana usai begitu cepat. Aku juga memberikan dia yang terbaik utnuk semua fans Roma. Jangan pernah lupa bahwa aku mencintai Roma,” ungkap Roma di Arena Judi Bola Terbaik. (yn)

US Business Email List